Sabtu, 14 Juli 2012

10 Jam Tangan Unik


10. Cassette Face Watch
Jam yang keren
disebelah kanan ada jam , di sebelah kiri ada menit
yang membuatnya unik adalah design dari jamnya yang menyerupai kaset

price : $35
 


9. E-Ink Digital Watch
jam ini memang kelihatannya biasa2 saja
tapi sebenarnya dibalik itu semua adalah sebuah teknologi yang sangat canggih

jam ini disebut e-ink karena memang tampilan layarnya adalah pure digital layaknya layar komputer (jadi bukan manual ato LED )

price : $275



8. Scientific Weather Forecast Watch
Jam ini sangat canggih
Teknologi yang dikembangkan dari barometer dan jam
Dengan menggunakan tekanan dan kelembaban udara, jam ini dapat menentukan cuaca

price : $50



7. Brookstone Digital Photo Watch
Bosan dengan background jam yang begitu-begitu saja
Inilah adalah satu-satunya jam yang dapat diubah backgroundnnya sehingga anda tidak bosan dengan interface jam yang hanya gitu-gitu saja

price : $99.95



6. uWatch
Meja anda berantakan ?
lupa meletakan kalkulator dimana ?

Anda tidak akan melupakannya lagi karena kalkulator anda tertempel di tangan anda

dilengkapi dengan The Casio CFX-400 scientific calculator , jam ini merupakan salah satu jam yang paling unik karena fungsi gandanya

price : $99



5. Skull Candy McGyver Watch
Pasti semua tau donk film McGyver ?
kan kita semua tau kalo McGyver tu canggih bgt, seperti jam yang satu ini

Dilengkapi dengan build-in mp3 player yang dapat menampung 1GB lagu , jam ini dapat memutar lagu kesukaan kaskusers sekalian dimanapun dan kapanpun yap..dimanapun dan kapanpun

tidak hanya itu, jam ini juga dilengkapi dengan 5 jenis equilizer dan usb drive

price : $99



4. Astrodea Celestial Watch
Jam yang cukup keren tapi ribet
berguna apabila adalah ahli geologi dan meteorologi
tapi ttp berguna apabila anda memiliki hobi pada bidang astronomi

dengan menggunakan presisi yang telah ditentukan sebelumnya, jam ini dapat menentukan kurang lebih 90% bintang yang ada di dekat bumi

price : $600



3. Hidden USB Watch
Informasi adalah hal yang paling penting dalam era modern ini

Sekalian juga pasti pernah nonton donk film2 mata-mata gt, yang mereka harus hati-hati kalo bawa usb isinya data pentng gt

Nah sekarang kita bisa paling tidak merasakan rasanya menjadi agen2 rahasia
dengan jam ini, kita dapat menggunakan usb di dalamnya tanpa seorangpun menyadari kalo disitu ada usb

tidak hanya itu,usb yang ada di dalamnya berkapasitas 4GB

price : $60



2. GARMIN Forerunner 405
Jam ini dibuat khusus untuk para penggemar olahraga
ga heran jam ini masuk peringkat 2 , sebab jam ini dilengkapi dengan GPS (global position system) untuk mengetahui start – finish kita dalam berlari, juga untuk mengetahui jarak yang kita tempuh

ga cuma itu, jam ini juga dilengkapi dengan pemantau waktu , kecepatan berlari , dan juga detak jantung kita (kaya di hulk gt )

serta yang lebih hebat lagi, jam ini dilengkapi dengan baik teknologi nirkabel WiFi , juga dengan usb cable sehingga kita bisa transfer data kita kedalam komputer biar data dalam lari kita bisa tercatat dan kita pantau dari hari ke hari

price : $300


1. Cellphone Watch
Emang pantas jam ini jadi no.1
dengan teknologi yang ada, jam ini juga bisa menjadi telepon , bahkan smart phone dengan touchscreen

Tidak berhenti sampai disitu, jam ini jg dilengkapi dengan teknologi bluetooth dan mp3 player

price : $135

Jumat, 13 Juli 2012

Kegagalan Terbesar di Bidang Teknologi dalam Dekade Terakhir

Beberapa teknologi yang dibangun dengan dana besar dan paling banyak dipublikasikan pada 10 tahun terakhir ini berakhir dengan kegagalan. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia yang mendominasi pasar kehilangan market share-nya karena produk andalannya tidak bisa diterima pasar atau menyerah dalam persaingan bisnis sejenis. Baru-baru ini Time Magazine merilis 10 kegagalan terbesar dalam bisnis berbasis teknologi ini. Beberapa di antaranya mungkin terdengar familiar di sini.

Microsoft Windows Vista


Vista dirilis ke seluruh dunia pada tanggal 30 januari 2007. Vista hingga saat ini masih merupakan generasi terbaru dari produk andalan perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia itu. Vista dibangun untuk memperbaiki keamanan dari sistem operasi yang paling banyak digunakan pada PC di seluruh dunia. Tetapi ternyata kebanyakan review menyebutkan bahwa fitur kemananannya tidak lebih baik dari pendahulunya. Vista juga diketahui tidak kompatibel dengan sejumlah PC yang lebih tua sehingga membatasi user-user yang menghendaki upgrade dari Windows versi sebelumnya, XP. Lebih banyak lagi analis yag menyebutkan Vista bejalan lebih lambat di PC daripada XP. Semua faktor ini membuat Vista dianggap tidak lebih baik dari pendahulunya itu. Menurut penelitian research site Net Applications, untuk global share, hingga bulan terakhir Vista tercatat baru digunakan oleh 24% pengguna PC. Justru Windows XP masih menguasai 62% market-share, sementara OS X dari Apple 9%. Saat Vista dirilis, PC Magazine menyebutnya "produk yang menarik" dan bukannya "wajib dibeli". Micosoft baru-baru ini mengumumkan penurunan pendapatan pada quarter pertama 2009 untuk pertama kalinya dalam 23 tahun. CNNMoney menyebutkan: "Vista yang dirilis awal 2007 tidak pernah memenuhi harapan perusahaan. Penjualan pada divisi yang memproduksi Vista turun hingga 16% pada quarter sebelumnya. Respon user ternyata diluar perkiraan, dan kebanyakan departemen IT masih mempertahankan menggunakan XP." Microsoft akhirnya menggenjot penerus Vista, Windows 7 untuk siap dirilis dan dipasarkan menjelang akhir tahun ini.

YoutTube


Siapa yang tidak kenal YouTube? Situs berbagi video ini merupakan yang terbesar di dunia. Menurut comScore.com, 99,7 juta mata menonton 5,9 miliar video-video yang ada di Youtube.com di Amerika Serikat sepanjang Maret 2009. Google membeli YouTube.com pada bulan November 2006 dengan harga 1,6 miliar dollar. Pembelian ini beresiko karena sepertinya investasi Google ini tidak akan pernah kembali. YouTube ternyata bukan model yang dibuat untuk menjual iklan atau konten premium berbayar, meski memiliki jumlah konten dan pemirsa yang besar. Kebanyakan konten video di YoutTube kualitasnya rendah sehingga para marketer enggan untuk menggunakannya untuk beriklan. Google telah menyatakan bahwa keuntungan YouTube bukanlah dari segi uang (Google menyebutkannya dengan "not material"). Forbes mengestimasi penjualan YouTube pada tahun 2008 adalah sebesar 200 juta dollar. Bear Stearns menyebut penghasilan domestik YouTube di tahun 2008 di angka 90 juta dollar. Belakangan, Credit Suisse memperkirakan YouTube akan kehilangan 470 juta dollar tahun ini akibat biaya storage dan bandwith yang dibutuhkan untuk menjalankan site YouTube. Analis yang sama menyebutkan YouTube masih menghasilkan 240 juta dollar tahun ini, tapi itu hanya naik 20% dari tahun 2008. Kalaupun analisis ini benar, YouTube harus berjuang mendapatkan penghasilannya tiga kali lipat untuk mengembalikan modalnya. New York Times belum lama ini menuliskan: "YouTube, bersama media lainnya seperti MySpace, Facebook, dan Twitter, terlihat memimpin dalam menghadapi perusahaan-perusahaan media tradisional, tetapi YouTube sepertinya mengalami kesulitan meraih keuntungan dari popularitasnya." YouTube memang besar, tapi gagal meraih sukses.

Zune dari Microsoft


Pemutar musik digital Zune dirilis bulan November 2006. Microsoft menciptakannya untuk mematahkan dominasi Apple dengan iPod-nya. Apple sendiri berhasil menjual lebih dari 100 juta iPod saat Zune dirilis. Microsoft sendiri mampu menggaet 4 label musik terbesar untuk bekerja sama dengannya. Penjualan pada beberapa bulan setelah dirilis sangat menyedihkan. Bloomberg TV antara bulan peluncurannya hingga paruh 2007 hanya 1,2 juta Zune terjual. Bulan Mei 2008 Microsoft menyebutkan 2 juta pemutar musik digitalnya terjual. Wall Street Journal melaporkan penghasilan dari Zune adalah sebesar 85 juta dollar selama liburan 2008 dibanding dengan 185 juta dollar pada periode yang sama tahun 2007. Sementara iPod selama kuarter terkhir 2008 meraup 3,37 miliar dollar. Microsoft, yang mulai merambah ke bisnis hardware, seperti halnya produsen-produsen lain di dunia tentunya menghabiskan dana sangat besar untuk biaya marketing untuk Zune, yang pada akhirnya gagal total untuk mengambil pasar iPod.

PALM


Palm merupakan produsen device wireless potabel sekaligus sistem operasi untuk device portabel dan desktop. Palm merilis Palm Pilot tahun 1996 sebagai personal organizer diikuti Palm V yang dirilis tahun 1999. Smartphone Palm Treo diproduksi Handspring yang diakuisisi oleh Palm. Pada kuarter terakhir September 2005 Palm berhasil menjual 470.000 unit Treo, naik 160% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Saat itu 3 produsen yang mendominasi pasar smartphone adalah Palm, Research-In-Motion (RIM, produsen Blackberry), dan Nokia. Tahun 2007 penjualan Treo hanya mencapai 689.000, dibandingkan dengan Blackberry 3,2 juta unit dan iPhone yang baru dirilis Apple Juni tahun itu terjual lebih dari 1 juta unit di kuarter yang sama. Analis menyatakan Palm gagal bersaing karena lambat merespon kebutuhan konsumen akan voice dan data wireless pada satu device. Menurut ZDNet:"Palm tidak memanfaatkan formula sinkronisasi dengan Microsoft Outlook yang banyak diminta konsumen, sementara RIM telah menanamnya di Blackberry". Palm semakin terpuruk akibat berbagai penundaan produk baru. Pre, versi selanjutnya, baru akan dirilis di penghujung tahun ini. Saham Palm diperdagangkan seharga 669 dollar pada tahun 2000 dan saat ini hanya dihargai 11 dollar. Sementara itu market share Apple dan RIM melonjak hingga 200% dan 300% dan meninggalkan Palm sebagai pemimpin pasar smartphone dunia.


HD-DVD


HD-DVD merupakan satu dari dua format DVD high definition yang ada. Satunya adalah Blue-Ray. Spesifikasi HD-DVD diperkenalkan tahun 2002. Negosiasi di antara perusahaan elektronik untuk menggunakan hanya satu produk untuk menjalankan disk-disk high definition berakhir dengan tidak adanya konsensus mengenai royalti. HD-DVD dipioniri olrh Toshiba dan NEC dan pertama dirilis ke publik tahun 2006. Saat pertama kali dirilis penjualannya sempat mengungguli Blue-Ray. Analis indistri mengatakan Toshiba kehilangan hampir 1 miliar dollar untuk mensupport HD-DVD hingga dihentikan pada tahun 2008. Ada sejulmah alasan kenapa HD-DVD akhirnya menyerah terhadap Blu-Ray, yang dikomandani oleh Sony (SNE). Terutama adalah karena Sony berhasil meyakinkan studio-studio film utama dunia untuk merilis film-film mereka dalam format Blue-Ray. Sony diuntungkan sebagai pemilik salah satu studio film utama dunia. Analis percaya bahwa ketika Sony berhasil meyakinkan Warner Bross untuk mengadopsi Blue-Ray secara eksklusif, tamatlah sudah HD-DVD. Toshiba punya penjelasan soal penyebab kegagalan ini, salah satunya adalah bisnis download video digital yang menggerus penjualan piringan disk HD-DVD. Penjelasan ini dianggap kurang mengena karena tentunya hal ini akan menggerus pula penjualan Blue-Ray. Pukulan besar terakhir bagi HD-DVD adalah ketika jaringan toko raksasa Amerika Wal-Mart memutuskan untuk tidak lagi menjualnya. Satu hal yang pasti, Sony terus menggelontorkan uangnya demi Blue-Ray meski masa depan disk high definition masih belum jelas, dan resiko ini belum berakhir mengingat piringan high definition hingga saat ini masih belum diterima secara luas di dunia.

Iridium


Iridium merupakan perusahaan telpon satelit global yang ditukangi oleh Motorlla dan mengumumkan bangkrut pada tahun 1999 setelah menghabiskan biaya 5 miliar dollar untuk membangun infrastruktur satelit untuk menyediakan layanan telpon wireless di seluruh dunia. Saat itu merupakan salah satu dari 20 kebangkrutan terbesar dalam sejarah Amerika. Agar sistem ini bekerja dibutuhkan 66 satelit. Pembangunan sistem raksasa ini memaksa perusahaan gagal bayar atas hutang sebesar 1,5 miliar dollar. Layanan yang diberikan hanya mampu menarik minat 10.000 pengguna yang antara lain disebabkan karena kesulitan teknis pada handset pertama Iridium. Perusahaan sendiri menargetkan 500.000 pengguna dalam tahun itu, tetapi layanan mereka sangat mahal sementara di banyak negara bisnis ponsel (berbasis BTS) mulai dibangun dan populer. Handset iridium berharga 3.000 dollar (30 juta lebih) dengan biaya talk-time 5 dollar (50 ribu) per-menit. Ponsel berbasis BTS yang memanfaatkan jaringan GSM meski tidak tersedia secara global terbukti jauh lebih murah. Disamping itu keterbatasan sinyal satelit yang meski meliputi seluruh dunia tetapi tidak bisa ditangkap di dalam mobil yang bergerak, dalam bangunan, dan banyak lokasi perkotaan lainnya membuat Iridium tidak populer.

List selengkapnya dari 10 kegagalan dalam bidang teknologi dekade ini bisa Anda baca selengkapnya di sini. Meski dianggap "gagal" bukan berarti produk-produk di atas tidak berkualitas atau gagal secara teknis. Produk-produk tersebut dihasilkan dari tangan-tangan dingin engineer perusahaan-perusahaan teknologi tinggi terkemuka di dunia yang tidak diragukan lagi reputasinya. Beberapa produk di atas mungkin sedang Anda gunakan dan tidak ada masalah. Tapi dari sisi bisnis, hitung-hitungan untung rugi adalah di atas segala-galanya.

Cerita di Balik Simbol-simbol Teknologi

Apakah kalian pernah berpikir kenapa simbol on/off harus disimbolkan dengan lingkaran dan sebuah garis vertikal di tengahnya? Atau kenapa simbol bluetooth seperti sebuah kacamata vertikal? Simak artikel berikut ini.

1. Tombol power on/off

Simbol ini asal mulanya digunakan pertama kali pada perang dunia 2 sebagai sandi untuk saklar. Garis vertikal melambangkan angka "1" yang artinya hidup atau on, dan lingkaran melambangkan angka "0" yang artinya mati atau off. Sementara lingkaran yang tidak sempurna melambangkan kondisi standby.

2. Tombol Bluetooth

Tombol yang satu ini sudah tidak asing lagi buat yang hobi hobi transfer data dari satu perangkat ke perangkat lain. Gara-gara suka buah blueberry, raja Denmark ke-10, Harald Blatand mewarnai salah satu giginya dengan warna biru. Dan gara-gara bluetooth receptor pertama bentuknya mirip dengan gigi sang raja, dipakailah sandi yang biasa melambangkan raja Harald sebagai simbolnya.

3. Play

Belum ada kisah yang pasti dan jelas kenapa segitiga dipake buat melambangkan tombol play. Yang pasti, segitiga dianggap jadi simbol penunjuk arah yang paling gampang terbaca. Posisinya yang mengarah ke kanan mengingatkan kita pada arah jalan pita rekam pada kaset.

4. USB

Kesaktian tongkat Neptunus menginspirasi simbol USB sebagai konektor yang bisa menghubungkan koneksi apapun. Tiga ujung tongkatnya yang terbentuk dari tiga bidang, kotak, segitiga, dan lingkaran jadi penegas kalau USB adalah konektor yang serba bisa.

5. AT

Saat belum ada mesin cetak, pendeta harus menulis tangan tiap naskah yang diterbitkan. Daripada repot menulis kata "at", mereka pun bikin simbil "t" yang melilit "a". Maka jadilah simbol ini.

Cerita di Balik Simbol-simbol Teknologi

Bidang Militer


1. FLAMETHROWER
digunakan untuk perang kapal jarak dekat, untuk membakar kapal-kapal musuh.
prinsip kerjanya, minyak yang mudah terbakar dipompa, lalu disulut di tempat keluarnya minyak itu.


2. CERMIN PEMBAKAR
cermin cekung yang besar memantulkan cahaya matahari ke kapal musuh, lalu kapal musuh pun terbakar (buset dah )


Bidang Mesin
1. PENTASPASTOS
Fungsinya sama seperti Crane di zaman sekarang. tuas diputar untuk mengangkat katrol yang dikaitkan dengan beban.


2. GERGAJI TENAGA AIR
Mirip PLTA, tapi bukan memutar dinamo. mesin ini memutar gir yang disambungkan dengan gergaji.


3. POMPA AIR
klo C di angkat/tarik tekanan di A jadi kurang makanya katup B kebuka, nah ruang A ke isi deh sama fluida, trus klo C di tekan, katup B nutup, dan katup D kebuka, keluar deh isi yang di A


4. BOR BAWAH TANAH
digunakan untuk mengambil air di bawah tanah. menggunakan prinsip archimedes.


Bidang Otomotif
KERETA KUDA BUAT JALAN-JALAN, LENGKAP DENGAN SUSPENSI DAN REM


SUSPENSI

Didesain agar nyaman, dan kereta tidak hancur bila melewati gundukan.


REM

KIRI : rem yg mekanismenya mirip dengan kita kalau berhenti pake kaki sewaktu naik sepeda
KANAN : bantalan yang terkait dengan rantai terinjak ban belakang, rantai tertarik, sehingga rantai tersebut menghentikan gardan roda depan berputar.


SUKU CADANG
ternyata kereta romawi udah terbuat dari besi, bukan kayu lagi.


Metrika dan pengukuran
1. ODOMETER/METERAN TAKSI
dipasang sebagai kereta tambahan. satu putaran gir (a) melambangkan satu mil. satu putaran tersebut membuat satu kelereng (c) keluar. itu berarti 1 kelereng=1 mil. digunakan untuk peperangan. (gile romawi udah ada taksi dari dulu...)


2. DIOPTRA (Theodolite kuno)


Digunakan untuk mengukur jarak antar titik di bumi.


Example by Heron how to use the Dioptra to construct a tunnel through two opposite points in a mountain. Take a point close to the first entrance B and another point E. Then use the Dioptra to obtain the perpendicular line EF and through a set of other perpendicular segments get line segment KL the point M for which DM is perpendicular to KL, where D is the other opposite entrance point. Using DN and NB estimate the angle alpha necessary to connect points B and D.


3. KALKULATOR LUAR ANGKASA
disebut juga Antikythera. girnya digunakan untuk mengukur posisi matahari, bulan, dan mungkin benda langit lainnya. sampai saat ini para ilmuwan belum bisa menggunakannya.




Lain-Lain
1. PINTU OTOMATIS
bila api altar dinyalakan, tekanan panasnya akan memompa air, menarik beban, lalu memutar engsel pintu.


2. KOSMETIK
terbuat dari timah, timbal, batu bara, bahkan arsenik!


3.BETON
foto diatas adalah Pantheon, bangunan Romawi yang diduga bangunan pertama yang seluruhnya terbuat dari beton. bahan dasar beton zaman dahulu sama dengan sekarang. dibutuhkan karena ringan, tahan air, dan kuat.

3 Remaja Jadi Jutawan Berkat Teknologi

Dunia digital membuka peluang tak terkira. Salah satunya: menjadi triliuner tanpa perlu menunggu rambut beruban terlebih dahulu. Semenjak masih remaja, sejumlah ABG geekkini telah menjadi Richie Rich.

Semua orang tahu, salah satu ikon Richie Rich 2.0 adalah Mark Elliot Zuckerberg, pendiri Facebook. Pemuda yang drop out dari Universitas Harvard dan kini berusia sekitar 27 tahun ini, telah menjadi kaya raya ketika usianya baru menginjak usia 20. Hingga Maret 2011, anak dokter gigi ini ditaksir memiliki kekayaan hingga US$13,5 miliar atau setara Rp121,5 triliun—yang menempatkan dia di daftar orang terkaya ke-19 di Amerika Serikat. Majalah Forbes mentahbiskan dia di posisi ke-52 orang terkaya sejagat. Goldman Sach menaksir Facebook tak kurang bernilai US$50 miliar.
Berikut adalah 3 remaja kaya karena teknologi:
1. Robert Nay
foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi

Pecandu mobile game dan pengguna iPhone pastinya tak asing dengan Angry Fish. Saking populernya, game ini sempat menduduki posisi nomor 1 aplikasi yang paling banyak diunduh di iTunes App Store. Namun, sejak awal 2011 lalu, tanpa ampun Angry Fish didepak oleh Bubble Ball, sebuah game baru ciptaan Robert Nay, seorang ABG berusia 14 tahun. Ini semacam puzzle game di mana pemain diuji kemampuan berpikirnya untuk membuat gelembung balon sampai di tujuan.


Game gratis ini, tercatat sudah diunduh dua juta lebih orang, hanya dua minggu semenjak diluncurkan. Dengan hitungan-hitungan kasar bahwa untuk setiap game yang diunduh, Apple membayar US$0,99–setara Rp9.000– Nay sudah mengantongi pendapatan sebesar US$2 juta atau Rp18 miliar, sekali lagi, hanya dalam dua pekan.


Seperti diberitakan laman ABC, Nay memulai mengenal dunia programming ketika dia pertama kali membuat halaman web saat dia duduk di bangku kelas tiga SD. Melihat bakat luar biasanya, teman-temannya lalu meminta dia membuat game sendiri.


Perjalanan Bubble Ball dimulai dari riset Nay di sebuah perpustakaan lokal. Di situ, dia menemukan program bernama Ansca Monile's Corona SDK (Software Development's Kit), yang membantu dia untuk menyederhanakan proses pemrograman game yang dirancangnya itu.


Selama sebulan lebih, Nay yang sekarang menjadi CEO Nay Games, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menyelesaikan programnya—total terdiri dari 4.000 baris lebih kode program. Total biaya yang dihabiskannya sekitar US$1.200—berasal dari uang pemberian orangtua Nay, untuk membeli komputer Macintosh dan sejumlah software.


Sukses dengan Bubble Ball, Nay kabarnya sedang mempersiapkan game baru yang lain. Apa game itu, dia masih rapat merahasiakannya.


2. Mark Bao
foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi

Remaja ajaib lain adalah Mark Bao, saat ini berusia 18 tahun dan masih bersekolah di sebuah SMA di Boston, AS. Dalam usia semuda itu, Bao sudah memiliki 11 unit bisnis digital. Tiga di antaranya sudah berhasil dia jual.


Bao kini menjabat sebagai CEO Avecora, sebuah perusahaan yang dia gambarkan bertujuan untuk "mengubah secara fundamental cara kita berkomunikasi dan memfasilitasi interkoneksi antar semua orang dan perangkat komunikasi." Jaringan global ini rencananya akan dia luncurkan pada 2013. Selain itu, dia juga memiliki beberapa proyek startup lain seperti Genevine, Supportbreeze, dan Classleaf.


Tidak hanya itu, berpendirian bahwa "berkontribusi balik kepada masyarakat melalui mekanisme nonprofit adalah sesuatu yang sangat penting untuk saya", Bao mendirikan organisasi nonprofit, Genevine Foundation dan The Center for Ethical Business.


"Saya bergerak cepat. Saya ambisius. Saya hadir untuk membawa perubahan," begitu Bao mendeskripsikan dirinya.


Dalam sebuah wawancara dengan juniorbiz.com, Bao mengatakan cita-citanya adalah mengumpulkan kekayaan hingga US$10 miliar atau Rp90 triliun. Dari jumlah itu, 80 persen akan dia sumbangkan kepada organisasi nonprofit di bidang penelitian dan bantuan kemanusian. "Adapun 5 persen lainnya akan digunakan untuk membantu perusahaan startup untuk tumbuh," ucap Bao.


Bao—seorang imigran China—mulai menjadi teknopreneur sejak dia duduk di bangku kelas 5 SD. Menggunakan Visual Basic 6.0 dia menulis sebuah aplikasi sederhana untuk mengatur jadwal membuat PR dan membantu dia menulis makalah. Dia lalu mengkopi program itu ke disket dan menjualnya ke teman-teman sekolah.


Startup pertama dia diluncurkan di tahun pertamanya di SMA. Namanya Debateware.com. Ini adalah system manajemen even untuk organisasi debat. Bao dan partner bisnisnya berhasil menjual program ini ke sebuah organisasi debat terbesar di AS.


3. Adam Horwitz
foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi

Daftar Richie Rich tak bakal komplit tanpa memasukkan nama Adam Horwitz. Seperti ditulis juniorbiz.com, Horwitz memulai petualangan digitalnya ketika dia masih duduk di bangku kelas satu SMA di Pacific Palisades, saat berumur 15 tahun. Ketika itu ia membuat sebuah blog gosip gila-gilaan tentang teman-teman sekolahnya. Para orangtua yang was-was dengan dampaknya, memaksa dia menutup blog ini.


Horwitz lalu membuat Urban Stomp. Ini website yang menampilkan berbagai acara musik dan lokasi pesta di sekitar wilayah tersebut. Urban Stomp pernah berhasil mendatangkan 800 orang di sebuah pesta. Entah kenapa, dia memutuskan untuk menutupnya setelah beroperasi beberapa pekan.


Horwitz kini menjalankan perusahaan yang bertujuan mengajari remaja berumur 15 tahun ke atas untuk mencari uang online. Dia meluncurkan Mobile Monopoly dan Cell Phone Treasure, di mana masing-masing telah menghasilkan US$100 ribu atau sekitar Rp900 juta. Selain itu, dia juga sedang membangun satu platform baru, yang dinamainya Dude I Hate My Job. Ke mana-mana, ABG ini melesat dengan sedan mengkilat Audi A5 2010.


Dalam sebuah wawancana dengan juniorbiz, Horwitz mengatakan pebisnis muda seringkali menemui hambatan berupa stereotip dari masyarakat. "Orang pada awalnya tidak percaya pada saya. Teman-teman saya juga selalu beranggapan kamu tidak bisa berbisnis pada usia dini," katanya.


Padahal, kata dia, berbisnis mulai usia muda punya banyak keuntungan. Salah satunya adalah tidak harus membayar pajak karena masih tinggal bersama orangtua.


"JIka kamu seorang entrepreneur muda dan sedang berusaha membangun bisnis online raksasa, jangan pernah berpikir kamu tidak bisa mewujudkannya," Horwitz berpesan. "Dengan Internet, kamu bisa melakukan hamper apa saja.

Toshiba nb550d

 

Dari segi penampilan, NB550D mirip seperti netbook lainnya. Bahkan, netbook ini merupakan kembaran NB520 yang menggunakan prosesor Intel Atom. Meski mirip dari segi fitur - seperti layar 10.1" dengan resolusi 1.024 x 600 dan speaker harman/kardon - Toshiba memilih untuk menyematkan APU (Accelerated Processing Unit) AMD Fusion sebagai otak NB550D.
Seperti diketahui, platform ini mengombinasikan CPU multi-core dan GPU ke dalam satu chip - yang disebut sebagai APU, bukan prosesor. Salah satu keunggulan platform ini adalah GPU kelas discreet yang digunakannya, yakni AMD Radeon 6000 series, yang kekuatannya jauh melampaui melampaui GPU onboard netbook Atom. Lalu, apakah platform ini menjadikan NB550D sebagai netbook dengan kekuatan notebook?
Toshiba NB550D
Desain
Walau daya komputasinya tidak lazim dimiliki oleh sebuah netbook, NB550D tampil dalam cangkang netbook. Ia tersedia dalam empat pilihan warna; coklat, hijau, oranye, dan biru, masing-masing warna memiliki tekstur dotted yang menarik perhatian. Toshiba memberikan kami unit sampel berwarna hijau dengan nomor part PLL5FL-00D01P, yang menurut kami terlihat paling atraktif di antara pilihan warna yang ada. Namun, ini tentu masalah selera.
Pada sisi kanan netbook ini, terdapat dua port USB 2.0. Sisi kiri dihuni oleh port charger, LAN, HDMI-out, satu USB 2.0 Sleep n' Charge yang bisa Anda gunakan untuk mengisi ulang daya smartphone atau perangkat bergerak lainnya meski netbook dalam keadaan mati, port mic yang juga berfungsi sebagai input audio Sleep 'n Music - untuk mendengarkan musik dari iPod melalui speaker harman/kardon (juga tanpa perlu menyalakan netbook), dan port audio out. Di bagian bawah depan, tersembunyi sebuah port SD card reader.
Pada bagian atas, Anda akan menemukan keyboard yang memanfaatkan lebar netbook dengan maksimal. Hasilnya adalah keyboard dengan ukuran tombol yang cukup besar pada bagian QWERTY-nya sehingga mampu mengurangi kesalahan pengetikan. Kami mengujinya kenyamanan keyboard tersebut sambil mengetik artikel ini. Kesan pertama yang kami tangkap adalah tombol empuk yang tidak memerlukan effort ekstra untuk ditekan, yang artinya nyaman untuk digunakan dalam durasi panjang. Sayangnya, keyboard netbook ini tidak dilengkapi dengan sistem peredam suara sehingga terdengar ramai ketika kami mengetik dengan kecepatan penuh.
Kami juga menyayangkan posisi speaker harman/kardon yang berada di posisi handrest, di antara trackpad multitouch, bukan di atas keyboard. Hasilnya, ketika kami berniat mengetik sambil mendengarkan musik, suara berkualitas tinggi (namun kurang nge-bass) yang mengalun dari speaker terbungkam oleh telapak tangan kami. Solusinya, kami harus menjaga agar telapak tangan tidak bersandar pada handrest, yang membuat bahu kami langsung pegal-pegal walau hanya mengetik selama lima menit.
Performa
Platform APU yang digunakan oleh NB550D adalah Brazos, kombinasi antara prosesor dual-core C-50 (1M Cache, 1.0GHz) dan AMD Radeon HD 6250 256MB - yang juga memakan RAM hingga 118MB jika dibutuhkan. Pertanyaan pertama yang langsung muncul, seberapa powerful performa netbook ini di sektor gaming? Tanpa membuang waktu, kami langsung meng-install aplikasi benchmark frame rate FRAPS versi 3.4.3 untuk mengukur kelancaran game Need For Speed (NFS) Underground (seri pertama) dan Pro Evolution Soccer (PES) 2011. Alasannya: NFS Underground di netbook Atom tidak bisa dimainkan dengan nyaman, karena frame rate-nya patah-patah meski kami menggunakan settingan grafis terendah, begitu juga PES.
Sesuai dugaan kami, untuk ukuran netbook, performa NB550D mampu memukau kami dalam aspek gaming. Dalam settingan grafis tertinggi, FRAPS mendeteksi frame rate NFS Underground dalam resolusi 800 x 600 yang naik turun di antara 25 - 40 fps, dan stabil di sekitar 30 fps. Ketika kami mematikan semua fitur grafis, frame rate-nya naik dari 40 - 62 fps, dan stabil di sekitar 50 fps.
Saat memainkan PES, kami diberi peringatan kalau spesifikasi komputer, lebih tepatnya kapasitas RAM yang hanya 1GB, tidak memenuhi Minimum System Requirements untuk bisa memainkan game sepak bola terpopuler di konsol PlayStation yang juga dikenal dengan nama Winning Eleven ini dengan lancar. Kami mengacuhkan peringatan itu. Ketika memainkan game, kami hanya menemukan sedikit frame skip di sana-sini. Namun secara keseluruhan, PES sangat playable dengan frame rate antara 30 hingga 60 fps, dan stabil di kisaran 45 fps.
Kapasitas RAM yang disediakan Toshiba memang sedikit 'melukai' pengalaman menggunakan platform Fusion. Terlebih lagi, netbook ini menggunakan sistem operasi Windows 7 (starter Edition) yang haus memori. Startup aplikasi terkadang memakan waktu yang cukup lama, antara hitungan detik hingga menit. Saran kami untuk mengatasi masalah ini, selain mematikan settingan efek visual Windows 7, Anda bisa mencoba meng-upgrade RAM-nya dengan kapasitas yang lebih lapang (maksimal 2GB). It should do the trick.
Seperti disebutkan sebelumnya, NB550D memiliki port HDMI-out. Anda bisa memanfaatkan port ini untuk menyaksikan tayangan film, atau game, di layar eksternal yang lebih besar. Ketika kami menyambungkan netbook ini dengan monitor 22" LG Flatron E2260V-PN, netbook ini mampu mencapai resolusi optimal monitor, yakni 1920x1080. Video dengan resolusi HD antara 720 dan 1080 piksel dapat ditayangkan dengan lancar. Namun, di atas resolusi tersebut, kami melihat NB550D bersusah payah me-render frame demi frame, walaupun hal tersebut tidak ditemui ketika kami menonton file video yang sama di layar netbook.
Terakhir, performa baterai 6-cell-nya juga cukup memuaskan. Netbook ini mampu bertahan selama 4 jam untuk kegiatan browsing dengan Wi-Fi menyala sambil memutar musik. Lebih dari cukup untuk sekedar menemani Anda menuntaskan pekerjaan di kedai kopi.(Gadget/roc)
SPECIFICATIONS
Harga:$489 (sekitar Rp4,2 juta)
Rating:
APU:AMD Fusion C-50 dual-core lGhz dan Radeon HD 6250 256MB
Memori:1024MB DDR3 1333MHz
Display:10.1" WSVGA Clear SuperView TFT, 1024x600
Hard Drive:250GB Sata with shock absorber
Port:2 USB 2.0, 1 USB 2.0 Sleep n Charge, LAN, HDMI-out, SD card reader
Audio:harman/kardon stereo speakers, 16-bit Stereo, with Intel HD Audio
Baterai:6-cell lithium-ion
Berat:Mulai dari 1,32kg
Verdict
Plus:

  • GPU discreet sekelas notebook

  • Port HDMI-out

  • Baterai 6 cell yang tahan lama


Minus:

  • Kapasitas RAM perlu diupgrade

  • Penempatan speaker kurang ideal


Toshiba NB550D
Editor Says
"Setelah bermain-main dengan NB550D selama beberapa waktu, performa netbook ini mengingatkan kami pada Asus Eee PC Lamborghini VX6, netbook Atom dengan GPU GeForce GT218. Bedanya, jika VX6 dipasarkan dengan harga sekitar Rp7 juta, Anda bisa memiliki NB550D dengan perfoma yang bisa disejajarkan, namun hanya perlu membayar harga yang tidak berbeda jauh dari netbook Atom biasa."
Source: Gadget Indonesia, Juni 2011, halaman 55